Selasa, 29 Desember 2009

Pelaku bisnis


Usaha ini dirintis oleh 7 orang yang masing-masing orang mempunyai tugas masing-masing. Untuk susunan organisasi perusahaan ini yaitu sebagai berikut:



  • Penanggung jawab utama      : Fendi Suharyono
  • Penanggung jawab keuangan : Y Widhi Nugroho Aji, Paulus Herry S
  • Penanggung jawab usaha       : Debik Aji Wibowo, Rizadi Budi P
  • Marketing : Sunu Tri Atmadi,Agus Supriyanto

Adanya proyek usaha Angkringan Hotspot “GUGEL” akan membuka sebuah lapangan kerja baru, dan tentunya akan membutuhkan tenaga kerja.
Pada 1,5 tahun pertama diperlukan sebanyak 2 (dua) orang tenaga kerja, yaitu sebagai Karyawan Pelaksana.


  1. Karyawan bertanggungjawab dalam melaksanakan seluruh proses usaha jual beli.
  2. Pendidikan minimal SLTA
  3. Usia 20-25tahun
  4. Menguasai bidang informatika
  5. Murah senyum dan berpenampilan menarik
  6. Honor perbulan @Rp 500.000,- , waktu kerja 8 jam perhari 7 hari seminggu.

Sebelum Karyawan dapat bekerja untuk melaksanakan tugas sehari-hari, karyawan diberikan pelatihan singkat serta pengarahan tentang kebijakan usaha.

Minggu, 20 Desember 2009

Angkringan Hotspot “GUGEL”

Proyek Usaha Angkringan Hotspot “GUGEL” adalah sebuah usaha yang bergerak di bidang makanan. GUGEL berkonsep seperti angkringan pada umumnya namun dikemas dalam bentuk yang lebih menarik. GUGEL menggunakan mobil toko yang akan menggantikan gerobak sebagai tempat usaha. Sesuai dengan namanya, GUGEL menjual berbagai makanan, minunam, dan cemilan selain itu menyediakan fasilitas akses internet Nirkabel (WiFi) , dengan target pemasaran yaitu para pelajar dan mahasiswa di kota Solo.

GUGEL  akan berkantor  pusat di Perumahan Flamboyan Indah II A4 Blulukan Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah Indonesia. GUGEL akan beroperasi di kawasan Manahan (Sabtu-Minggu) dan UNS (Senin-Jumat) pada jam 16.00 s/d 24.00 WIB.

Proyek GUGEL memerlukan sebuah Mobil Pick-Up yang akan dimodifikasi menjadi sebuah mobil toko, sebuah Genset sebagai sumber dayanya, seperangkat komputer dan seperangkat alat penunjang Hotspot. Total kebutuhan konsumsi bahan bakar per bulan untuk solar ±90 liter dan  untuk bensin ±130 liter.

Pelaksanaan proyek dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 2 orang yang bekerja sebagai karyawan. Setelah melewati 2,5  tahun pertama usaha, akan mempertimbangkan penambahan unit usaha. Total investasi untuk pembuatan proyek ini adalah Rp 49.425.000,00 (Empat puluh sembilan juta empat ratus dua puluh lima ribu rupiah).

Payback Period Analysis menunjukkan bahwa pengembalian investasi terjadi pada bulan ke 16dari seluruh masa berjalannya proyek.